Senin, 13 April 2020

My memories About Jogja Bay Waterpark


Sabtu,07 Desember 2019,

Perjalanan Wisataku saat di Yogyakarta

                                                           







Kenangan ini terukir sebelum Covid-19 menyebarluas dan kian memprihatinkan seperti saat ini tentunya.
Aku sudah beberapa kali menginjakkan kaki ke kota penuh kenangan itu. Yaahh...dimana lagi kalau bukan di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dari dulu Yogyakarta dikenal sebagai kota Pelajar, sebab banyak lembaga pendidikan berdiri disana mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi

Banyak hal menarik untuk dijelajahi disana. Ada salah satu tempat wisata air yang menjadi daya tarik tersendiri tentunya.
"Jogja Bay Water park ". Menjadi salah satu tempat wisata yang aku kunjungi.

Kali ini aku ke sana bersama dengan teman-temanku. Bisa dibilang acara piknik tahunan yang selalu ada. kegiatan  piknik tahunan ini diadakan oleh pemilik tempat aku bekerja. 
Aku bersama rombongan karyawisata lainnya menaiki bus pariwisata.
Perjalanan menuju wisata tersebut ditempuh melewati jalan Tol yang baru saja dibangun. Untuk mempersingkat waktu tempuh perjalanan.



Di dalam bus, aku melihat berbagai hal. Awalnya aku tidak merasa mual, setelah beberapa jam perjalanan akupun merasakan tidak enak badan. Beberapa temanku pun merasakannya.

Akhirnya kami semua memutuskan untuk berhenti sejenak menuju Rest Area yang tersedia. Aku tak mengira di sana 
ada Starbucks, dalam benakku "aku kan punya vouchernya, hehe."
Tapi aku lupa membawanya.

Sebagian temanku mencari toilet umum, dan yang lain membeli beberapa makanan ringan.
 Satu jam kemudian, kami kembali melanjutkan perjalanan.
 
Aku dan teman-temanku bergegas kembali ke bus masing-masing. bus pariwisata segera melaju. Untuk waktu yang cukup panjang, aku 
dan teman-temanku tak sabar untuk segera sampai.
Untuk menghilangkan rasa bosan, kami mengobrol satu sama lain. Ada juga temanku yang menyanyi sambil karaoke.


Aku sesekali melihat ke arah jendela menikmati indahnya pemandangan. Tak lupa untuk mengabadikannya. cuacanya begitu cerah, tak bosan aku melihatnya. Hehehe...


Waktu berlalu cukup lama, tak terasa hampir sampai ke tujuan.
Melawati tugu " Selamat Datang Daerah Istimewa Yogyakarta "
Itu artinya kami sudah sampai di Jogja, Horreee.....asyik!!!
Kami bersorak ria! "Sebentar lagi sudah sampai, tinggal menunggu sebentar lagi" Jawab temanku. Aku berfikir seperti itu juga (dalam hati). Aku mengingat kembali kenangan saat aku menemui kakakku yang tinggal Di Yogyakarta. Rencananya kami akan bertemu Di Malioboro.

Selang beberapa saat pemandu wisata berbicara bahwa sebentar lagi kita akan sampai teman-teman." Ayo semuanya untuk melakukan persiapan". Ujar Tour Gate kami.

Aku segera bergegas menyiapkan barang yang akan dipakai .Mungkin sekitar 30 menit lagi kami akan sampai. Sesuai dugaanku, beberapa saat selanjutnya.

Dan.....tara...sudah sampai...yeyyyyy......asyikkk....akhirnya sampai juga!!
Kami semua turun dari bus menuju Jogja Bay Water Park. "Teman-teman sebelum memasuki wahana mari kita berfoto bersama sebagai kenang-kenangan"  Ujar Mas Titus Si Pemandu Wisata kami.


Pertama kali  aku menginjakkan kaki disana, aku merasa terkesan dan senang. Suasana riuh gembira terpancar dari masing-masing wajah. Setelah berfoto bersama kami dipersilahkan untuk mengantre pengambilan tiket wisata. 
Kami pun segera bersiap-siap berganti baju.Aku melihat ada banyak wahana permainan yang tersedia. Beberapa diantaranya sangat menantang adrenaline.
Membuat diriku tertarik untuk mencoba wahana tersebut. Awalnya kami merasa takut sekali,hingga beberapa kali memberanikan diri..

"Oke, pastinya asyikk kok, kalau belum dicoba mana tau rasanya? hehe..." ujarku.  "Asssiiiiapppp" jawab kami serempak!!!
kami mulai menaiki tangga,membawa pelampung, lalu meluncur ke bawah. Pemandangan dari atas sangatlah menakjubkan,semuanya terlihat jelas.



Cuaca yang kebetulan cerah menambah kenindahan tersendiri.

Aku pun ingin berlama-lama berada disana.
Biasanya aku takut sekali dengan ketinggian, namun kali ini terasa berbeda sebab aku ditemani oleh dua sahabatku Mba Nina dan Afiani. Rasa takutku perlahan hilang.
Aku dan teman-temanku melalukan instruksi yang diajarkan oleh petugas. Lalu kami ke posisi masing-masing.




Temanku Afi tak sabar untuk meluncur, begitu pula Mba Nina dan aku. "Yukkk...gaess cepetan siap-siap!"
"Siapa nihh..yang didepan?" Tanya Afi 
Aku tawarkan diri "aku aja dech" Bakal nantang adrenaline nih (dalam hati ).
Bisa seru-seruan bareng sama sahabat memang sangat asyik menyenangkan.



Momen paling menggembirakan dalam hidupku. Kami bertiga teriak ketakutan "Aaaaaa........aaaaa....aaaaa..."
pikiranku jadi tidak karuan, bulu kuduk merinding dan gigiku gemetar.
Aku sesekali istighfar menenangkan diri, namun apalah daya tetap saja kami berterik ketakutan. Ingin tertawa melihat ekspresi wajah Afiani temanku yang begitu lucu.
teriakannya yang membuatku agak geli.
"Astaghfirullah....jantung berdebar cepat....deg...deg..degg....berulang kali"



Awalnya sangat mengerikan, tapi membuat kami ketagihan dan ingin menaikinya kembali. Menuju ke seluncuran air, kami bertemu dengan tim lain yang ingin menaikinya seperti kami. 

"Yukk...mba..kami juga mau kesana..ayo bareng"  Ujarku. Kami bersembilan pun ikut menaiki pelampung secara terpisah, tiap pelampung terdiri dari tiga orang. Menunggu giliran untuk meluncur ke bawah.



Itulah keseruan dan kegokilan kami bertiga saat itu.
Tak lama kemudian kami mencoba wahana air lainnya yang lebih seru. Hehe...

"Bagaimana kalau kita coba wahana yang itu? Pasti seru dech.." Kata Afi. "Oke siappp"  Jawab kami bertiga.
Wow...rame banget...seru dech, penasaran lansung saja kesana, cappcuzzz..  



Main ombak air rami sekali, riuh tawa, gembira, sangat terasa. Aku merasa bahagia bisa menjadi bagian didalamnya.


Aku punya pengalaman yang tak terlupakan. Moment bahagia bersama teman-teman, dan sahabatku. Aku beruntung memiliki sahabat seperti mereka.

Berlama-lama didalam air membuat perut terasa lapar, kami memutuskan untuk membeli makanan untuk mengganjal perut yang lapar.
Setelah merasa kenyang kami melanjutkan untuk bermain air lagi. Berpuas-puas main air sampi kembung, hahah....

Dari kejauhan samar-samar aku melihat temanku terpeleset jatuh ke air dan berusaha untuk berenang ke tepian. Salah satu temanku pun berusaha untuk menolongnya.
Aku lega sebab ia berhasil mendapat pertolongan dari yang lain. Kalau tidak? bisa terjadi hal yang tidak diinginkan atau semacamnya. Syukurlah, hmmmm.....untung saja.




Aku sangat senang, hingga lupa waktu untuk pulang. Saat pukul 13.30  kami harus segera bergegas untuk persiapan pulang. Mau tak mau harus segera meninggalkan wahana. Kami bersiap-siap menuju kamar mandi untuk ganti pakaian yang telah disepakati.

Setelah selesai, kami menuju bus pariwisata yang kami naiki sebelumnya.
Tour gate kami menghubungi supir bus, untuk segera menjemput kami di tempat yang ditentukan. Sebelum menuju bus kami disuruh berkumpul untuk berfoto bersama mengabadikan moment.



Inilah foto kebersamaan kami  di Jogja Bay Waterpark. Sangat menyenangkan bagiku. Banyak kenangan yang tersimpan di dalamnya. 

Bukan itu saja, aku mendapatkan banyak teman lalu mengenal satu sama lainnya. Tak kusangka cuaca yang begitu cerah berubah menjadi mendung. Tak lama hujan deras mengguyur tanah.

 Untungnya kami sudah berada didalam bus. Agenda yang seharusnya akan menuju Malioboro pun akhirnya terpaksa dibatalkan. Rencanaku untuk bertemu dengan kakakku pun dibatalkan. Padahal kakakku sudah menungguku di Malioboro sejak pukul 13.00 siang itu. Kami pun berangkat untuk pulang sekitar pukul 15.00 sore. huhh...hari yang kurang beruntung. Kami segera melaju untuk pulang.

Sampai saat ini, aku masih menyimpannya dalam handphoneku dan juga kenangan itu akan selalu ada dalam hati dan fikiranku.
Selamat tinggal kenangan,aromamu akan tetap ada dan selalu kuingat selamanya. 
"Terima kasih untuk Semuanya".


                                    ~FIN~



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Harapanku Saat Ini.

Aku ingin sekali bisa traveling ke beberapa tempat yang menarik dan indah. Banyak hal yang ingin kutelusuri di dunia ini. Tuhan telah mencip...